4 KPI utama (contoh dari proyek demo; dashboard Anda menampilkan angka real-time):
- Kinerja Jadwal — SPI 0.58 (Sangat Terlambat): rasio Aktual/Rencana.
<0.7= Sangat Terlambat ·0.7–0.9= Terlambat ·0.9–1.1= On Track ·>1.1= Cepat. - Progres — 34.31% (-24.6% vs rencana): persentase pekerjaan terverifikasi (dari foto + approval), dibanding baseline.
- Est. Selesai — 19 Okt 2026 (terlambat ~7 minggu): proyeksi tanggal selesai berdasarkan kecepatan saat ini, bandingkan dengan tanggal kontrak.
- Kec. Mingguan — 4.38%/mg (aktual 2.97%/mg): kecepatan progres rata-rata per minggu. 'Perlu 1.5x lebih cepat' = harus akselerasi.
Membaca SPI (satu angka, empat status, satu aksi):
| SPI | Status | Aksi |
|---|---|---|
>1.10 | Cepat / Lead | Pertahankan; tinjau realokasi resource ke proyek lain |
0.95–1.10 | On Track | Tidak perlu intervensi; review mingguan biasa |
0.70–0.94 | Terlambat | Identifikasi tahapan paling lambat; diskusi PM untuk percepatan |
<0.70 | Sangat Terlambat | Eskalasi T2/T3; rapat PM + Owner; pertimbangkan addendum kontrak |
Membaca Kurva-S (tiga garis):
- Rencana (biru) = target kumulatif berdasarkan kontrak/baseline.
- Aktual (hijau) = progres yang benar-benar tercapai (terverifikasi).
- Proyeksi (ungu putus) = estimasi selesai berdasarkan kecepatan saat ini.
Bila Aktual jauh di bawah Rencana → 'Gap' negatif → akselerasi diperlukan.
3 pola Kurva-S:
- Pattern A — On Track: hijau menempel biru; proyeksi pas tanggal kontrak. Aksi: pertahankan.
- Pattern B — Gap Stabil: aktual
5–10%di bawah rencana, jarak tetap; ~2–4 minggu mundur. Aksi: tambah resource bila kontrak ketat. - Pattern C — Gap Melebar: aktual melambat, jarak melebar tiap minggu; 1–2 bulan mundur. Aksi: rapat percepatan + addendum.


